🎖️ Syair Sufi Tentang Malam
Dalamsyair lain tentang Mabuk Ilahi ini para Sufi sering mengutip syair, sbb: Pabila pagi cerah dengan kejora citanya. itulah keserasian. Pada suatu malam, karena tak dapat tidur, aku teringat bahwa aku mendengar. kupu-kupu bicara kepada lilin. Aku cinta padamu,
Syairadalah puisi lama yang juga memiliki ciri-ciri yang membantu kamu mana agar lebih memahami tentang syair tersebut. 1. Terdiri dari 4 barisnya terbagi menjadi 4, yakni syair sufi, syair mengenai ajaran Islam, syair riwayat Nabi, serta syair nasihat. Contoh syair agama seperti syair perahu, syair dagang "banyak yang bilang karangan
SyamsiTabriz, seorang sufi yang dengan tenang pernah membuang buku-buku filsafat Rumi ke dalam sumur. "Buku ini sangat rumit dan sulit difahami," katanya sambil melempar buku-buku tebal Rumi ke dasar sumur. Rumi amat marah dan mengatakan betapa besar kerugian akan peristiwa itu. Tapi Syamsi, masih tenang.
Berikutpuisi Maulana Jalaluddin Rumi tentang kematian (nya). Malam Pengantin (Shabe Arust) Ketika aku mati Ketika keranda jenazahku dibawa keluar Jangan pernah kau pikir aku akan merindui dunia ini. Jangan kau titiskan airmata Jangan kau mengeluh atau menyesal Aku bukannya jatuh dalam jurang yang mengerikan. Ketika kau melihat jenazahku diusung
Sebagaimanapuisi penyair sufi pada umumnya, syair-syair Hamzah Fansuri memadukan metafisika, logika dan estetika secara seimbang (Nasr 1987:129—30). Ini menunjukkan bahwa pengetahuan intuitif, rasional dan empiris sama-sama penting perannya dalam penciptaan puisi. Peringkat makna, yang merupakan dimensi batin sajak, berkaitan dengan
Syair1 Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpaMu Tuhanku, bintang gemintang berkelip-kelip Manusia terlena dalam buai tidur lelap Pintu pintu istana pun telah rapat Tuhanku, demikian malam pun berlalau Dan inilah siang datang menjelang Aku menjadi resah gelisah
Siangdan malam igau-igauan (F) Syair Agama Syair agama adalah syair yang sangat penting. Syair agama dibagi menjadi beberapa diantara : (a) syair sufi, (b) syair tentang ajaran Islam, (c) syair riwayat cerita nabi, dan (d) syair nasihat. Berikut adalah salah satu contoh syair agama yang memberikan makna tentang kejadian hari kiamat. (8) Syair
AnalisisBait Syi'ir. Bait-bait pada syair di atas dinamakan dengn bait qith'ah yaitu syair yang terdiri dari 3 sampai 6 bait. Jika ditinjau dari bagian-bagian baitnya, syi'ir di atas dinamai dengan bait tam, yaitu bait yang lengkap semua bagian-bagiannya walupun terkena zihaf dan illat.Dan bisa juga dinamai dengan bait mursal atau mushmit (bait ketiga dan keempat).
AnNury ditanya tentang Sufi, dan dia menjawab, "Sufi adalah manusia yang menyimak pendengara n dan yang mengutamak an sebab-seba b." Maksudnya, seorang sufi selalu menyimak nasihat-na sihat, baik dari Al-Quran, hadis, syair maupun yang lainnya, kemudian mereka berkomitme n terhadap hal-hal yang dapat menyampaik an mereka kepada keridhoan
0Srwo. SYAIR ACEH MALAM JUMAT YouTube from is a form of mysticism that has been around for centuries. It originated in the Middle East, and its teachings are based on the idea that one can attain a higher spiritual level through contemplation and self-reflection. Sufi poets and writers have produced some of the most beautiful and profound works of art and literature in the world. One of the most popular forms of Sufi poetry is the Syair Sufi, which is a type of lyrical poem that is often used to express deep emotions and spiritual Syair Sufi often uses metaphors and similes to explore a variety of topics, including love, loss, and the nature of the universe. One of the most popular themes explored in the Syair Sufi is the night. Night is used to symbolize a variety of different things, such as a time of reflection and contemplation, a time of peace and relaxation, or a time when one can escape from the troubles of the world. Night can also be a symbol of darkness, a time of loneliness, or a time of mystery and the Syair Sufi, the night is frequently used as a metaphor for a variety of different spiritual ideas. For example, some poets use the night to express feelings of deep longing for something that can never be attained. Others use the night to express feelings of isolation and loneliness. Still others use the night as a symbol of hope and night can also be used to express a longing for connection with the divine. This is often done through vivid descriptions of the night sky, which is often seen as a representation of the divine. Other poets use the night to express a feeling of longing for a higher spiritual level, or a sense of peace and night can also be a source of inspiration for many Syair Sufi poets. Some poets use the night to express a feeling of awe and reverence for the beauty of the universe. Others use the night to express a sense of mystery and awe, which can be experienced through the stars and planets in the night sky. Still others use the night to explore feelings of love and devotion for those around night can also be used to express feelings of sadness, sorrow, and despair. Poets often use the night to explore feelings of loss and grief, which can be experienced through the darkness of the night and the stillness of the stars. The night can also be used to explore feelings of loneliness, which can be experienced through the silence of the night can also be a source of strength and courage. Poets often use the night to explore feelings of strength and courage in the face of adversity. The night can also be used to explore feelings of hope and faith, which can be experienced through the stars and the beauty of the night night can also be a source of comfort and solace. Poets often use the night to express feelings of solace and comfort, which can be experienced through the stillness of the night and the beauty of the stars. The night can also be used to explore feelings of peace, which can be experienced through the stars and the beauty of the night night can also be a source of wisdom and insight. Poets often use the night to explore feelings of wisdom and insight, which can be experienced through the stars and the beauty of the night sky. The night can also be used to explore feelings of spirituality, which can be experienced through the stars and the beauty of the night night can be a source of beauty, inspiration, and comfort for those who appreciate the beauty of the night sky and the profound spiritual messages that can be found within the Syair Sufi. By exploring the night through the Syair Sufi, poets can gain a deeper understanding of their own inner world and the spiritual potential that can be found within it.
Kata Kata Sufi Quotes Sufi Makrifat Allah Kata Kata Ulama Tasawuf Kata Sufi Tentang Tuhan Cinta Kehidupan Hati Kopi Quotes Wislah Di bawah ini adalah kumpulan kata kata bijak atau nasehat dari ulama sufi yang bisa dijadikan pesan moral dan dasar laku hidup untuk kita dan orang terdekat kita. Terlebih di tengah derasnya serangan “dunia”. Setidaknya kumpulan kata dari para ulama sufi di bawah ini, setidaknya memberikan cahaya pemahaman tentang hakikat hidup ini. Dengan tujuan tidak lain adalah agar Allah SWT rindho pada kita dan laku hidup kita. Kata Kata Bijak Sufi Tentang Allah SWT Orang yang beriman, melihat dengan cahaya Allah swt. Orang yang arif [mengenal Allah] melihat dengan Allah swt dan kepada Allah SWT. – Sheikh Arsalan Ad-DimasyqiKalau kamu datang [kepadaNya] tanpa diri kamu, maka Dia akan menerimamu. Jika kamu datang [kepada-Nya] dengan diri kamu merasa ada dengan dirimu, maka Dia akan menghijabmu [daripada-Nya]. – Sheikh Arsalan Ad-DimasyqiJika kamu mengenali-Nya, maka kamu akan tenang. Jika kamu jahil tentang-Nya, maka kamu akan berbolak-balik [tidak tenteram]. Sesungguhnya, yang dikehendaki-Nya, bahawasanya hanya Dialah yang wujud, bukan kamu yang [merasakan dirimu juga] wujud. – Sheikh Arsalan Ad-DimasyqiMakhluk itu hijab [tabir]. Diri kamu sendiri ialah hijab,sedangkan Allah swt itu tidak pernah dihijab, sedang Dia menghijab daripada kamu dengan dirimu sendiri, dan kamu dihijab daripada diri kamu sendiri dengan mereka [makhluk]. Maka, berpisahlah daripada diri kamu, maka kamu akan menyaksikankewujudan-Nya. – Sheikh Arsalan Ad-DimasyqiAda dua kebaikan yg tidak dapat dirusak oleh dosa & keburukan apapun Ridha pada Ketentuan Allah & Memaafkan kesalahan hambaNYA. – Imam Syadzuli RATanda orang yang telah dipilih Allah untuk menjadi lebih baik adalah dia baik sangka kepada seluruh makhluk Allah dan buruk sangka kepada dirinya sendiri. – Kalam Abah Guru Sekumpul Kata Kata Bijak Sufi Tentang Cinta Apabila seseorang itu melakukan usaha agama maka sifatnya tambah baik, yakinnya tambah kuat, ketaatannya pada Allah Swt meningkat, kecintaannya kepada sunnah semakin bertambah, solatnya makin khusyuk, ilmunya semakin bertambah, inilah maksud usaha agama. Baca Juga Kata Kata Ulama Tentang Cinta Kata Kata Bijak Sufi Tentang Kehidupan Tanda istidraj; seorang yang dibutakan Allah kepada aibnya sendiri, dan selalu melihat aib orang lain. – Imam Sari AssaqathiYang paling aku khawatirkan, nanti akan terjadi dimana orang-orang nampak zahirnya seperti melakukan usaha agama. Namun disisi Tuhannya, dia tidak melakukan usaha agama. – Maulana Muhammad Ilyas Al-KandahlawyAl-Imam Hassan Al-Basri berkata kepada Mutharrif Bin Abdillah “Berilah nasihat kepada sahabat-sahabatmu” Kemudian Mutharrif Bin Abdillah menjawab “Sesungguhnya aku takut mengatakan apa yang tidak aku kerjakan”Imam Hassan Al-Basri berkata “Semoga Allah merahmati dirimu. Tidak ada seorang pun diantara kita, melakukan semua yang diperintahkan oleh Allah. Syaitan akan bergembira apabila kita berfikir seperti itu, sehingga tidak ada seorang pun yang akan memerintah kepada kebaikkan dan tidak pula mencegah daripada kemungkaran”Manusia yang paling tinggi kedudukannya, ialah yang tidak melihat kedudukan dirinya. Dan manusia yang paling besar keutamaannya ialah orang yang tidak melihat keutamaan dirinya. – Imam Asy-Syafie RahimahullahKamu jangan merasa rendah diri kerana menempuh jalan yang benar, walaupun sedikit orang yang menempuhnya. Dan kamu jangan tertipu dengan yang bathil walaupun banyak orang yang mengamalkannya. – Imam Al-Fudhail Bin I’yadhSesungguhnya manusia yg paling ramai dihijab adalah ahli Ilmu atau Ulama’. Maha suci Allah yang menghijab ahli Ilmu dgn Ilmu mereka. – Imam Abu al-Hassan al-Syazuli kaum, adalah kaum yang tidak mengenal Allah selain di bulan Ramadhan hanya mengenal Allah di bulan Ramadhan saja. – Sheikh Dr. Ali Jum’ahOh putraku, jika takbirmu benar mengagungkan Allah. Maka kau akan menghormati setiap mahluk. Kerana harga setiap makhluk adalah seharga Kholiqnya. – KH Dr. Muhammad Dhiya’uddin Kushwandhi Baca Juga Kata Kata Ulama Tentang Guru Kata Kata Bijak Sufi Tentang Hati Ikhlas itu ialah apa yang tersembunyi daripada pengetahuan dirinya, catatan malaikat, tipu daya syaitan dan kecenderungan hawa nafsu. – Sheikh Abi Madyan Jika ingin sembuhkan hatimu, keluarlah menuju medan taubat. Ubahlah keadaanmu dari sebelumnya jauh dari Allah menjadi dekat kepada hadirat-Nya. – Imam Ibn At’thoillah As-Sakandari rahimahullah Jangan ada selain Allah Swt dihatimu… Makhluk dan Khaliq tidak akan berkumpul. Dunia dan akhirat juga tidaklah berkumpul dalam satu hati. Ada kalanya makhluk dan ada kalanya Khaliq di hatimu. Ada kalanya dunia dan ada kalanya akhirat. Ada kalanya terbayang bahawa makhluk ada di lahirmu sedang Khaliq di hatimu. Dunia di tanganmu sedang akhirat di hatimu. Adapun di dalam hati, kedua-duanya tidak berkumpul. Lihatlah kepada jiwamu dan pilihkan untuknya, jika ia menghendaki dunia maka keluarlah akhirat dari hatimu. Jika ia menghendaki akhirat maka keluarkanlah dunia dari hatimu. Jika ia menghendaki Tuhan maka keluarkanlah dunia, akhirat dan apa yg selainNya dari hati. Selagi di dalam hatimu masih ada sebesar semut yang selain Allah, maka kamu tidak melihat dekatnya Allah di sisimu, dan tidak bangkit kejinakan dan ketenangan kepada-Nya. Selagi di dalam hatimu masih ada dunia sebesar semut kecil, maka kamu tidak melihat akhirat di hadapanmu. Dan selagi di dalam hatimu terdapat akhirat sebesar semut kecil, maka kamu tidak akan dapat merasa dekat kepada Allah. –Syeikh Abdul Qadir Jailani Kumpulan Nasehat Ulama Tasawuf Kata Kata Nasehat Syekh Abdul Qodir Jailani Wahai kaumku, Ambillah nasehat dari Al-Quran itu dengan mengamalkannya, bukan dengan mendiskusi, memperdebat, atau siapa yang ingin memperbaiki dirinya, maka hendaklah dia berlatih memerangi nafsunya, sehingga dirinya bebas daripada cengkaman nafsu karena seluruh nafsu itu mengajak kepada pemuda. “Bertaubatlah kamu. Bukankah kamu telah melihat, bahwa Allah akan menguji kamu dengan berbagai dugaan hingga kamu bertaubat…? Sementara engkau tidak berfikir, malahan engkau bertahan dalam kedurhakaanmu sadar dan berubah, pasti Allah menukarkan kegelisahmu dengan ketenangan dan jiwamu akan menjadi tenang, tenteram dalam akan ada kebahagiaan di hatimu, apabila disana bersemayam sesuatu selain Allah, bahkan seandainya kamu sujud selama seribu tahun diatas bara api sekalipun, sementara hatimu kepada selain Allah, maka hal itu tidak bermanfaat Batin – Lebih berat dari jihad dzahir karena jihad batin adalah satu jihad yang terus menerus. Bertujuan memutuskan semua kehendak dan dorongan hawa nafsu untuk melakukan perkara-perkara yang terlarang serta mengekang keinginan engkau menginginkan kema’rifatan kepada Allah, maka engkau ridhalah dengan qada dan qadar-Nya, dan janganlah engkau jadikan nafsu, syahwat, perangai, dan keinginanmu sebagai sekutu bagi-Nya dalam kedua-dua hal bahwa para guru amal dan guru ilmu akan menunjukkan engkau jalan menuju Allah. Langkah tahap pertama ialah dengan perkataan, dan pada tahap kedua ialah dengan mengamalkannya. Dengan cara ini, engkau akan bertemu dengan engkau kepadanya dan janganlah engkau mengharapkan pahala yang banyak. Beramallah dengan tujuan untuk mencapai dan meraih keridhaannya serta kedekatan kepadanya. Pahala adalah keridhaan-Nya kepadamu dan kedekatanmu kepada-Nya dunia dan akhirat. Peringkat pertama ialah engkau belajar kepada makhluk berkenaan hukum. Kemudian pada peringkat kedua hendaklah engkau belajar dari Khaliq mengenai ilmu Ladunni, Yakni ilmu-ilmu yang khusus untuk hati dan batin. Oleh itu carilah guru yang mursyid, karena engkau tidak dapat belajar tanpa yang dilakukan hanya dengan lisan tanpa menggunakan hati, tidak memberikan kemuliaan kepadamu. Zikir adalah zikir hati dan zikir batin, kemudian zikir lisan. Berzikirlah kamu kepada-Nya, sehingga zikir itu melebur dosa-dosamu, dengan demikian engkau tidak menanggung dosa sama Sunnah Rasul dengan penuh keimanan, jangan membuat bid’ah, patuhlah selalu kepada Allah dan Rasul-Nya, jangan melanggar. Junjung tinggilah tauhid dan jangan menyekutukan Dia. Sucikanlah Dia senantiasa dan jangan menisbahkan sesuatu keburukan pun kepada-Nya. Baca Juga Kata Kata Ulama Tentang Ilmu Maka bersabarlah, tantanglah hawa nafsumu, dan berpegang teguhlah pada perintah-perintah-Nya. Ridhalah atas takdir Yang Maha Kuasa, dan berharaplah akan ridha dan karunia-Nya.“Orang yang zuhud itu berpuasa dari makan dan minum, sedangkan orang yang arif itu berpuasa tanpa orang zuhud itu siang hari, sedangkan puasa orang arif itu siang dan malam. Ia tidak berbuka dari puasanya sehingga ia bertemu yang arif itu puasa tahunan, selalu demam. Puasa tahunan dengan hatinya, demam dengan rahsianya, dan ia tahu bahawa sembuhnya itu adalah dengan bertemu Tuhannya dan dekat itu selama kamu berkemahuan untuk menuju dan berjalan kepada-Nya. Apabila kamu telah sampai dan habis jarak perjalananmu dan kamu berada di dalam rumah dekat dengan Tuhanmu maka hilanglah beban kamu ingin sampai kepada ini, maka jadilah kamu mengikut perintah-Nya, mencegah segala larangan-Nya, berserah diri kepada-Nya dalam kebaikan dan keburukan, kaya dan fakir, mulia dan yang baik terhadap-Nya dan terhadap makhluk-Nya. Sedikitlah berbicara yang tidak berguna yang meninggalkan amal dalam keadaan berilmu, ilmu itu akan melupakanmu dan berkahnya hilang dari hatimu. Wahai orang-orang yang bodoh! seandainya kamu mengetahui-Nya niscaya kamu mengetahui itu ada pada lahir dan batin. Syirik lahir ialah menyembah berhala sedangkan syirik batin ialah berpegang kepada makhluk dan memandang mereka dapat memberi kemudaratan dan akhiratmu itu sebagai modalmu, dan jadikan dunia itu sebagai keuntunganmu. Gunakanlah seluruh waktumu untuk menghasilkan akhiratmu. Lalu apabila dari waktumu itu ada sedikit yang tersisa, maka gunakanlah untuk berusaha dalam urusan duniamu dan mencari penghidupanmu.Nasihatilah dirimu terlebih dahulu barulah kemudian menasihati orang lain. Kamu harus lebih memperhatikan nasib dirimu. Janganlah kamu menoleh pada orang lain sedangkan dalam dirimu masih ada sesuatu yang harus diperbaikiOrang itu dikatakan dekat dengan Allah selama dia meluangkan waktunya untuk berdzikir setiap hari. Orang mukmin mengawal dirinya dengan membangun batinnya. Kemudian bari membangun lahirnya. Sebagaimana orang yang membangun rumah, membelanjakan sejumlah wangnya untuk mengisi rumahnya itu sebelum pintunya terbuat hidup di dunia ini, yang terbaik adalah menyelamatkan hati dari buruk sangkaJanganlah kamu menghendaki kelebihan dan kekurangan. Janganlah mencari kemajuan dan kemunduran. Sebab ketentuan telah menetapkan bahagian masing2. Setiap orang di antara kamu, tidak diwujudkan melainkan telah ditentukan catatan mengenai pengalaman hidupnya secara dunia dan akhirat datang melayanmu, dengan tanpa susah payah, ketuklah pintu tuhanmu dan menetaplah di dalamnya. Bila kamu telah menetap di dalamnya, akan jelaslah bagimu seperti “buah fikiranNafsu seseorang selalu menentang dan membangkang. Maka barangsiapa ingin menjadikannya baik, hendaklah ia bermujahadah, berjuang melawannya, sehingga terselamat dari kejahatannya. Hawa nafsu semuanya adalah keburukan dalam keburukan, namun apabila telah terlatih dan menjadi tenang, berubahlah ia menjadi kebaikan di dalam Dia mengetahui kesungguhanmu mencari-Nya, maka Dia akan menghendakimu. Jika Dia mengetahui kesungguhan cintamu kepada-Nya, maka Dia akan Mengasihimu, menunjukkan hatimu dan mendekatkanmu bahwa agamamu akan hilang disebabkan empat perkara 1. Kamu tidak mengamalkan apa yang telah kamu ketahui. 2. Kamu mengamalkan apa yang tidak kamu ketahui. 3. Kamu tidak mahu berusaha mengetahui apa yang tidak kamu ketahui, sehingga tetap bodoh. 4. Kamu melarang manusia untuk berusaha mengetahui apa yang mereka tidak engkau melakukan perbuaan ahli neraka, tetapi kau mengharapkan syurga. Engkau tamak bukan pada tempatnya. Janganlah kau tergiur dengan barang pinjaman yang kau kira sebagai milikmu sendiri. Sebentar lagi, barang itu akan diambil dari tanganmu. Allah Azza Wajalla telah meminjamkan kehidupan kepada mu, sehingga dengan itu kau patuh kepadaNya. Kehidupan yang pendek merupakan barang pinjaman itu kau anggap sebagaai milik peribadimu, sehingga kau perlakukan Jika bicara, bicaralah dengan niat yang baik. Jika diam, diamlah dengan niat yang baik. Setiap orang yang tidak berniat dalam beramal, maka tiada berguna baginya amal yang ia kerjakannya itu, amalnya sia-sia. Baik engkau bicara atau diam, kau tetap berdosa sebab engkau tidak membenarkan niatmu, diam dan bicara yang tidak mengikut qalbu seorang hamba telah sampai wusyul kepada Tuhannya, maka Dia menjadikan hamba itu selalu memerlukanNya, mendekati diri kepadaNya, memberikan kedudukan tinggi Dia, beramallah demi-Nya, bukan demi yang lain selain Dia. Takutlah kepada-Nya, jangan kepada yang lain. Semuanya itu dengan hati, bukan dengan cakapan mulut. Itu semua ada dalam khalwat bathin, bukan dalam jalwat lahiriah. Jika tauhid di ambang pintu rumah, ternyata syirik bersemayam di dalamnya, maka demikian itu adalah “nifaq” hipokrit. Hindarilah taqwa di mulut, liar di hati, syukur di lisan dan ingkar di hati. Celaka jika ucapan mulut tidak sama dengan qalbumu. Baca Juga Kata Kata Ulama Tentang Kematian Kata Kata Bijak Imam Hasan Al Bashri Diantara tanda berpalingnya Allah SWT dari seorang hamba adalah Allah menjadikan kesibukannya pada hal-hal yang tidak bermanfaat Anda tertipu dengan banyaknya amal ibadah yang telah Anda lakukan, karena sesungguhnya Anda tidak mengetahui apakah Allah menerima amalan Anda atau pula Anda merasa aman dari bahaya dosa-dosa yang Anda lakukan, karena sesungguhnya Anda tidak mengetahui apakah Allah mengampuni dosa-dosa Anda tersebut atau belum menemukan dalam ibadah, sesuatu yang lebih sulit dari pada shalat di tengah mukmin hidup di dunia bagaikan seorang tawanan yang sedang berusaha membebaskan dirinya dari penawanan dan ia tidak akan merasa aman kecuali apabila ia telah berjumpa dengan Allah SWTKetahuilah bahwa kamu tidak bisa mencintai Allah sampai kamu mencintai taat kepada-Nya Allah.Sesungguhnya Allah telah menetapkan kematian, sakit dan sehat. Barang siapa mendustakan takdir maka sesungguhnya ia telah mendustakan al-Qur’an. Dan barang siapa mendustakan al-Qur’an, maka sesungguhnya ia telah mendustakan yang bertindak tanpa pengetahuan merusak lebih dari yang dia yang tidak memiliki sopan santun tidak memiliki pengetahuan; Dia yang tidak memiliki kesabaran tidak memiliki agama, dan dia yang tidak memiliki kesalehan tidak memiliki kedekatan dengan Allah Anda merasa aman untuk aman dan agar agama Anda aman untuk Anda, maka aturlah tangan Anda dari melukai kehidupan manusia, aturlah lidah Anda agar tidak membahayakan kehormatan mereka, dan atur perut Anda dari mengkonsumsi kekayaan beriman akan selalu bersikap kritis terhadap dirinya sendiri dalam makanannya, minumannya dan ucapannya. Orang berdosa tidak akan mengkritik dirinya lebih unggul daripada Anda Menjual kehidupan ini untuk selanjutnya dan Anda akan memenangkan keduanya. Jika Anda menjual kehidupan berikutnya untuk dunia ini maka Anda akan kehilangan penyakitmu dengan memberi sadaqah amal.Iman bukanlah angan-angan atau penampilan luar tapi ada masalah yang berakar di dalam hati dan dikonfirmasikan oleh pun yang tidak menemukan kebahagiaan dalam dzikir Allah, sholat, dan membaca Quran, tidak akan menemukannya di tempat sama dalam kesehatan tapi saat kesulitan menimpa mereka menunjukkan adalah harta karun dari harta surga, Allah tidak memberikannya kecuali kepada hamba-hamba-Nya yang tidak lain hanyalah beberapa hari, dan kapanpun suatu hari berlalu, sebagian dari Anda meninggal Allah tidak menunjukkan akhir tindakan orang percaya kecuali pada saat kematian. Kata Kata Sufi Ibnu Arabi Tak ada yang berjalan dalam semesta ini tanpa berjalan sebagai utusan rasul dengan tidak ada sesuatu pun yang menyamai tauhid. Sebab, kalau ada sesuatu yang menyamainya, maka tauhid bukanlah satu dan pasti dua, dan seterusnya. Yang dapat ditimbang adalah yang sama dan sebanding, dan juga yang sama, meski tidak sebanding. Kebanyakan ulama berpendapat bahwa syirik tidak ada pada diri seorang hamba yang memiliki engkau agar jangan memusuhi ahli “La Illaha Illa Allah”, karena ia memiliki pertolongan yang umum dari Allah. Mereka adalah para Wali Allah. Jika mereka melakukan kesalahan dan mendatangkan ke bumi ini kesalahan yang tidak menyebabkan mereka menyekutukan Allah sedikit pun, maka Allah menemui mereka dengan membawa ampunan. Barangsiapa yang telah ditetapkan pertolongan atas dirinya, maka ia tidak boleh diperangi. Barang siapa memusuhi Allah, maka Allah pasti mengingat balasannya di dunia dan akhirat. Dan setiap orang yang tidak Allah beritahukan permusuhannya kepada-Nya, janganlah engkau jadikan musuh. Setidaknya jika engkau tidak mengenalinya, maka biarkanlah engkau menjaga ucapanmu sebagaimana engkau menjaga perbuatanmu. Ucapanmu termasuk dalam perbuatanmu. Karena itu, dikatakan “Barangsiapa menghitung ucapannya sebagai termasuk dalam perbuatannya, maka ia akan mengurangi ucapannya.” Ketahuilah bahwa Allah menjaga ucapan hamba-hamba-Nya, karena Allah hadir pada lisan setiap orang yang berbicara. Allah tidak mencegahmu dari mengucapkannya. Akan tetapi, engkau jangan mengucapkannya jika memang engkau tidak meyakininya, karena Allah akan menanyaimu tentang itu. Diriwayatkan kepada kami bahwa malaikat tidak menuliskan bagi seorang hamba apa yang diperbuatnya hingga ia mengatakannya. Hatiku telah siap menyambutSegala realitasPadang rumput bagi rusaKuil para RahibRumah berhala-berhalaKa’bah orang tawafSabak-sabak TauratLembaran al Qur’anAku mabuk CintaKemanapun Dia bergerakDi situ aku mencintaCinta kepada-NyaAdalah agama dan keyakinanku Kata Kata Rabiah Al Adawiyah Ya Allah, jika aku menyembahMu karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya, dan jika aku menyembahMu karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya. Tetapi, jika aku menyembahMu demi Engkau semata, Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu Yang abadi padaku. Saya membawa obor di satu tangan Dan satu ember air di sisi lain Dengan hal-hal ini saya akan membakar Surga Dan memadamkan api neraka Sehingga pelaut kepada Tuhan bisa merobek kerudung Dan lihatlah tujuan sebenarnya. Di sini, saya sendiri bersamamu. Ya Allah, apa pun yang akan Engkau Karuniakan kepadaku di dunia ini, Berikanlah kepada musuh-musuh-Mu Dan apa pun yang akan Engkau Karuniakan kepadaku di akhirat nanti, Berikanlah kepada sahabat-sahabat-Mu Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cinta-Mu Hingga tak ada satupun yang mengganguku dalam jumpa-Mu Tuhanku, bintang gemintang berkelip-kelip Manusia terlena dalam buai tidur lelap Pintu pintu istana pun telah rapat Tuhanku, demikian malam pun berlalau Dan inilah siang datang menjelang Aku menjadi resah gelisah Apakah persembahan malamku, Engkau terima Hingga aku berhak mereguk bahagia Ataukah itu Kau tolak, hingga aku dihimpit duka, Demi kemahakuasaan-Mu Inilah yang akan selalau ku lakukan Selama Kau beri aku kehidupan Demi kemanusian-Mu, Andai Kau usir aku dari pintu-Mu Aku tak akan pergi berlalu Karena cintaku pada-Mu sepenuh kalbu Alangkah sedihnya perasaan dimabuk cinta Hatinya menggelepar menahan dahaga rindu Cinta digenggam walau apapun terjadi Tatkala terputus, ia sambung seperti mula Lika-liku cinta, terkadang bertemu surga Menikmati pertemuan indah dan abadi Tapi tak jarang bertemu neraka Dalam pertarungan yang tiada berpantai Aku mencintai-Mu dengan dua cinta Cinta karena diriku dan cinta karena diri-Mu Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingat-Mu Cinta karena diri-Mu, adalah keadaan-Mu mengungkapkan tabir Hingga Engkau ku lihat Baik untuk ini maupun untuk itu Pujian bukanlah bagiku Bagi-Mu pujian untuk semua itu Ya Allah, apa pun yang akan Engkau Karuniakan kepadaku di dunia ini, Berikanlah kepada musuh-musuh-Mu Dan apa pun yang akan Engkau Karuniakan kepadaku di akhirat nanti, Berikanlah kepada sahabat-sahabat-Mu Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku Alangkah buruknya, Orang yang menyembah Allah Lantaran mengharap surga Dan ingin diselamatkan dari api neraka Seandainya surga dan neraka tak ada Apakah engkau tidak akan menyembah-Nya? Aku menyembah Allah Lantaran mengharap ridha-Nya Nikmat dan anugerah yang diberikan-Nya Sudah cukup menggerakkan hatiku Untuk menyembah-Mu Sulit menjelaskan apa hakikat cinta Ia kerinduan dari gambaran perasaan Hanya orang yang merasakan dan mengetahui Bagaimana mungkin Engkau dapat menggambarkan Sesuatu yang engkau sendiri bagai hilang dari hadapan-Nya, walau ujudmu Masih ada karena hatimu gembira yang Membuat lidahmu kelu Andai cintaku Di sisimu sesuai dengan apa Yang kulihat dalam mimpi Berarti umurku telah terlewati Tanpa sedikit pun memberi makna Tuhan, semua yang aku dengar di alam raya ini, dari ciptaan-Mu Kicauan burung, desiran dedaunan Gemericik air pancuran Senandung burung tekukur Sepoian angin, gelegar guruh Dan kilat yang berkejaran Kini Aku pahami sebagai pertanda Atas keagungan-Mu Sebagai saksi abadi, atas keesaan-Mu dan Sebagai kabar berita bagi manusia Bahwa tak satu pun ada Yang menandingi dan menyekutui-Mu Bekalku memang masih sedikit Sedang aku belum melihat tujuanku Apakah aku meratapi nasibku Karena bekalku yang masih kurang Atau karena jauh di jalan yang kan kutempuh Apakah Engkau akan membakarku O, tujuan hidupku Di mana lagi tumpuan harapanku pada-Mu Kepada siapa lagi aku mengadu? Ya Allah Semua jerih payahku Dan semua hasratku di antara segala kesenangan-kesenangan Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau Dan di akhirat nanti, di antara segala kesenangan Adalah untuk berjumpa dengan-Mu Begitu halnya dengan diriku Seperti yang telah Kau katakan Kini, perbuatlah seperti yang Engkau kehendaki Ya Tuhan, lenganku telah patah Aku merasa penderitaan yang hebat atas segala yang telah menimpaku Aku akan menghadapi segala penderitaan itu dengan sabar Namun aku masih bertanya-tanya Dan mencari-cari jawabannya Apakah Engkau ridha akan aku Ya, Ya Allah O Tuhan, inilah yang selalu mengganggu langit pikiranku Ya Allah Aku berlindung pada Engkau Dari hal-hal yang memalingkan aku dari Engkau Dan dari setiap hambatan Yang akan menghalangi Engkau Dari aku Ya Illahi Rabbi Malam telah berlalu Dan siang datang menghampiri Oh andaikan malam selalu datang Tentu aku akan bahagia Demi keagungan-Mu Walau Kau tolak aku mengetuk pintu-Mu Aku akan tetap menanti di depannya Karena hatiku telah terpaut pada-Mu TuhankuTenggelamkan diriku ke dalam lautanKeikhlasan mencintai-MuHingga tak ada sesuatu yang menyibukkankuSelain berdzikir kepada-Mu Kata Kata Syeikh Ibnu Atha’illah Al Iskandari Jadikan hati mu itu seperti ikan di lautSetengah dari tanda bahwa seorang itu bersandar diri pada kekuatan amal usahanya, yaitu berkurangnya pengharapan terhadap rahmat kurnia Allah ketika terjadi padanya suatu kesalahan atau dosaIstirihatkan dirimu atau fikiranmu dari kerisauan mengatur hajat keperluan dunia mu, sebab apa yang sudah dijamin atau diselesaikan oleh lain mu, tidak usah kau sibuk memikirkannyaKerajinanmu untuk mencapai apa-apa yang telah dijamin pasti akan sampai kepadamu, disamping kekecewaanmu terhadap kewajiban-kewajiban yang diamanahkan kepadamu, membuktikan butanya mata hatimuJanganlah kelambatan masa pemberian Tuhan kepada mu, padahal kau bersungguh-sungguh dalam berdoa, menyebabkan patah harapan, sebab Allah telah menjaminkan menerima semua doa dalam apa yang Dia kehendaki untuk mu, bukan menurut kehendak mu, dan pada waktu yang ditentukanNya, bukan pada waktu yang kau tentukanJangan sampai meragukan kamu terhadap janji Allah, kerana tidak terlaksananya apa yang telah dijanjikan itu, meski pun telah tertentu tiba masanya. Supaya tidak menyalahi pandangan mata hatimu, atau memadamkan nur cahaya batinmuApabila Tuhan membukakan bagimu suatu jalan untuk makrifat mengenal padaNya, maka jangan menghiraukan soal amalmu yang masih sedikit, sebab Tuhan tidak membukakan bagimu, melainkan Dia akan memperkenal diriNya kepada mu, tidakkah kau ketahui bahawa makrifat itu semata-mata pemberian kurniaan Allah kepadamu, sedang amal perbuatanmu hadiah daripadamu, maka di manakah letak perbandingannya antara hadiahmu dengan pemberian kurnia Allah kepadamuBeraneka warna jenis amal perbuatan kerana bermacam-macam pula pemberian kurnia Allah yang diberikan kepada hambaNyaAmal perbuatan itu sebagai kerangka yang tegak, sedang roh jiwanya adalah terdapatnya rahsia ikhlas ketulusan dalam amal perbuatan ituTanamlah diri mu dalam tanah kerendahan, sebab tiap suatu yang tumbuh tetapi tidak ditanam, maka tidak sempurna hasilnyaTiada sesuatu yang sangat berguna bagi hati jiwa sebagaimana menyendiri untuk masuk ke medan berfikir tafakurBagaimana akan dapat terang hati seorang yang gemar dunia ini terlukis dalam cermin hatinya. Atau, bagaimana akan pergi menuju kepada Allah, padahal dia masih terikat terbelenggu oleh syhawat nafsunya. Atau, bagaimana akan dapat masuk ke hadratullah, padahal dia belum bersih suci dari kelalaiannya yang di sini diampunkan dengan janaabahnya. Atau, bagaimana akan mengerti rahsia-rahsia yang halus dalam padahal dia belum taubat dari kekeliruan-kekeliruannyaAlam ini kesemuanya berupa kegelapan, sedang yang meneranginya hanya kerana nampaknya hak Allah padanya, maka siapa yang melihat alam kemudian tidak melihat Allah di dalamnya, atau padanya atau sebelumnya, atau sesudahnya, maka benar-benar dia telah disilaukan oleh nur cahaya, dan tertutup baginya suria nur makrifat oleh tebalnya awan benda-benda alam iniDiantara bukti-bukti yang menunjukkan adanya kekuasaan Allah yang luar biasa, adalah dapat menghijabkan engkau daripada melihat kepadaNya dengan hijab yang tidak ada wujudnya yakni bayangan-bayangan hijabnya di sisi AllahBagaimana dapat dibayangkan bahawa Allah dapat dihijabkan oleh sesuatu padahal Allah yang menzahirkan menampakkan segala sesuatuBagaimana akan mungkin dihijab oleh sesuatu, padahal andaikan tidak ada Allah, nescaya tidak akan ada segala sesuatuAlangkah ajaibnya sungguh sangat ajaib, bagimana nampak wujud di dalam alam adam tidak ada. Yakni sesuatu yang hakikatnya tidak ada bagaimana dapat nampak ada wujudnya. Atau bagaimana dapat bertahan sesuatu yang rosak hancur itu di samping zat yang bersifat qabimTiada meninggalkan sedikit pun dari diri kebodohan, siapa yang berusaha akan mengadakan sesuatu dalam suatu masa selain dari apa yang dijadikan oleh Allah di dalam masa ituBagaimana akan dapat ditutupi oleh sesuatu, padahal Dia yang nampak pada tiap segala sesuatuBagaimana akan mungkin dihijab oleh sesuatu, padahal Dia lebih jelas nampak dari segala sesuatuBagaimana mungkinkan akan dihijab oleh sesuatu, padahal Dia dari yang esa tunggal yang tidak ada disampingNya sesuatu apa punBagaimana akan dapat dihijab oleh sesuatu, padahal Dia Allah lebih dekat kepada mu dari segala sesuatu Kata Kata Syekh Rohimuddin Al-Bantani Akhlak itu neraca dan standar ma’rifat bersemayam di jiwa, bagaimana hati dapat manusia lebih menjadi tugas ulama. Ketimbang sibuk dengan politik lawan itu kawan yang yang di dalam hatinya tidak ada cinta, maka tidak akan melihat Tuhan, walaupun berada di masjid & membaca Al-Quran. Karena cahaya Tuhan terbit di dalam hati, apabila ada cinta maka berarti Tuhan berada di dengan dua mata melihat kepada diri sendiri dengan muhasabahdan ke luar diri dengan i’tibar. Hanya syetan yangmemiliki satu orang hanya menjadi dirinya, ketika memandang yang lain, bersikaplah adil dan petiklah aku harus mengingatkannya sedang aku tidak pernah yang tidak tersentuh oleh orang besar bagian lapisan paling dasar, yaitu jiwa ummat, maka biarkan ada orang yang membidaninya sehingga terbangunlah manusia seutuhnya agar menjadi bahan kebangkitan peradaban Nusantara itu sisi ijtihad fikih & budayanya bersifat kenusantaraan bukan sisi akidah & akhlak. Karena Islam itu rahmat bagi semua alam, sama nusantara atau AfrikantaraKekuatan gaib “Nubuwah & wilayah” hanyalah AKHLAK MULIA Bukan keanehan seperti klenik, sihir, bahasa & ekspresi dalam mengutarakan segala aspirasi, karena balasan itu hanyalah sebuah yang meraih kekuasaan dengan menjatuhkan penguasa yang sah meskipun zalim, niscaya ia akan dijatuhkan meskipun benar oleh yang zalim. Raih kekuasaan dengan mulia, niscaya akan hormat terkadang bukan memuliakan. Karena hanya orang yang memiliki kemuliaan yang dapat lebih luas dari sekedar pemahaman individu, madzhab, jama’ah dan partai dll Perpecahan hanyalah penyakit spiritual sangkalah kepada sesama saudara muslim, karena berbeda pandangan, madzhab, jama’ah & partai, paling kurang demi menjaga wibawa umat hidup di NUSANTARA bumi damai dan aman dengan menjauhkan perpecahan sebab perselisihan & beda golongan/madzhabMengangkat diri dengan menjatuhkan Orang lain berarti menjatuhkan diri dari tempat yang sangat motif dan tujuannya berkata buruk itu tetap membuahkan malapetaka sesuatu yang dikemudian hari engkau syukuri perbuatan itu…Apapun, Akhlak Mulia pasti membawa kemenangan memberi ketenteraman mencipta Buta mata hati itu ada 3 perkara 1. Tubuh yanglarut kedalam maksiat 2. Taat yang dibuat-buat 3. Tamak kepada tidak mungkin lahir dari agama apapun, melainkan dari akal rusak, hati keras dan jiwa yang adalah PENASEHAT kepada umaro bukan dukun politik. Rohani ulama menerangi semua kepada yangbaik dan buruk.
Imam Syafi’i selama hidupnya membagi waktu malamnya menjadi tiga, yaitu sepertiga untuk menulis kitab, sepertiga untuk shalat malam, dan sepertiga untuk istirahat. Rabi’ bin Sulaiman, salah satu murid Imam Syafi’i yang sering menginap di rumah gurunya itu mengatakan, “Aku tak pernah melihat Imam Syafi’i di rumahnya kecuali ia sangat sedikit tidur di malam hari.” Murid Imam Syafi’i yang lain, Husain al-Karabisi, mengatakan “Aku tinggal bersama Imam Syafi’i selama 80 malam. Aku melihat Imam Syafi’i shalat selama sepertiga dalam shalatnya Imam Syafi’i tak pernah membaca ayat Al-Qur’an kurang dari 50 ayat, terkadang beliau membaca seratus ayat. Ia selalu berdoa untuk kebaikan seluruh umat Islam ketika membaca ayat yang berkenaan dengan rahmat Allah dan ia juga berdoa untuk keselamatan seluruh umat Islam ketika membaca ayat yang berkenaan dengan adzab.” Khusus pada bulan Ramadhan, Imam Syafi’i memiliki sebuah pekerjaan ibadah yang sangat luar biasa. Rabi’ bin Sulaiman menceritakan, “Setiap datang bulan Ramadhan, Imam Syafi’i menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an. Biasanya Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur’an satu kali dalam satu malam, khusus bulan Ramadhan Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari satu kali di siang hari dan satu kali di malam hari. Dalam satu bulan Ramadhan Imam Syafi’i mengkhatamkan Al-Qur’an sebanyak 60 kali khataman.” Suatu ketika di waktu sahur, beberapa ulama kota Kairo bertamu kepada Imam Syafi’i untuk mendiskusikan sebuah permasalahan pelik dalam ilmu fiqih. Ketika mereka masuk ke dalam rumah Imam Syafi’i, maka mereka melihat Imam Syafi’i sedang membaca Al-Qur’an. Lantas setelah mereka selesai berdiskusi mengenai permasalahan di dalam ilmu fiqih, Imam Syafi’i pun menegur mereka dengan halus, “Pada waktu sahur apakah kalian lebih mementingkan mempelajari ilmu fiqih daripada membaca Al-Qur’an? Sungguh aku shalat malam dan tak henti-hentinya aku meletakkan Al-Qur’an di hadapanku hingga datang waktu shubuh. Barang siapa yang mempelajari Al-Qur’an maka agung derajatnya dan barang siapa mempelajari ilmu fiqih maka mulia derajatnya” Al-Baihaqi, Manaqib asy-Syafi’i, Darul Kutub al-Islamiyyah, 2011. Pada suatu momentum Ramadhan, di tengah-tengah pengajian yang diampu oleh Imam Syafi’i datanglah seorang pemuda dengan membawa secarik kertas. Rabi’ bin Sulaiman selaku murid terdekat Imam Syafi’i pun menyodorkan secarik kertas sang pemuda tersebut kepada Imam Syafi’i. Di dalam kertas tersebut tertulis sebuah syair سل العالم المكي هل من تزاور وضمة مشتاق الفؤاد جناح “Bertanyalah kepada seorang alim dari kota Makkah, Apakah berdosa dua orang yang saling bertemu dan keduanya mengumpulkan segenap kerinduan di hatinya’.” Maka, Imam Syafi’i pun menulis sebuah jawaban atas syair pemuda tersebut معاذ الله أن يذهب التقى تلاصق أكباد بهن جراح “Aku berlindung kepada Allah dari hilangnya ketakwaan, berdempetannya hati badan di antara mereka adalah sebuah dosa.” Melihat jawaban Imam Syafi’i tersebut, Rabi’ bin Sulaiman pun merasa kebingungan apa yang terjadi di antara Imam Syafi’i dan pemuda tersebut. Rabi’ bin Sulaiman pun menanyakan kepada Imam Syafi’i akan maksud dari pertanyaan pemuda tersebut serta jawaban Imam Syafi’i. Imam Syafi’i pun menjawab, “Wahai Rabi’, pemuda itu adalah seseorang yang bernasab mulia, ia baru saja melangsungkan pernikahan di bulan Ramadhan ini dan ia menanyakan kepadaku, Bolehkah mencium atau menyentuh istrinya tanpa melakukan hubungan intim selama ia berpuasa?’ Maka aku pun memberikan jawaban seperti itu”. Rabi’ bin Sulaiman pun menanyakan ketepatan jawaban Imam Syafi’i kepada pemuda tersebut dan pemuda tersebut membenarkan seluruh jawaban Imam Syafi’i Abu Nuaim al-Ashfahani, Hilyatul Auliya’wa Thabaqat al-Ashfiya’, Darul Kutub al-Ilmiyyah, 2010. Muhammad Tholhah al Fayyadl, mahasiswa jurusan Ushuluddin Universitas al-Azhar Mesir, alumnus Pondok Pesantren Lirboyo
syair sufi tentang malam